Jumat, 02 September 2016

Makalah اختبارات الترجمة



اختبارات الترجمة

Makalah
Disusun guna memenuhi tugas
Mata kuliah : Evaluasi Pembelajaran
Dosen Pengampu : Prof. Dr. H. Ibnu Hajar

 







\






Disusun oleh :

PBA 4B


Erycka Septiriona                           (113211049)
Kunny Sa’adati                               (113211057)
Nafisatul Himmah                           (113211064)
Rif’atis Sa’adah                               (113211071)
Wahid Sobirin                                 (113211078)



FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2013




I.                   PENDAHULUAN
Di era globalisasi ini, komunikasi lintas bahasa dalam bentuk penerjemahan masih eksis, bahkan cenderung semakin penting. Tak terkecuali kegiatan penerjemahan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia juga semakin marak seiring dengan meningkatnya semangat keberagaman umat islam di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya buku terjemahan, terutama yang berhubungan dengan khazanah keislaman, seperti Al-Qur’an, Hadits, tafsir, fiqih, akhlaq, akidah, tasawuf, dll.
Pada dasarnya penerjemahan bertujuan untuk mengahasilkan suatu karya terjemahan yang dapat menghadirkan makna yang paling dekat dengan makna dalam bahasa sumber. Kewajaran suatu teks terjemahan dapat dihadirkan jika penerjemah menguasai bahasa sumber dengan baik, dan menguasai bahasa target dengan baik lagi. Dan dalam makalah ini kami akan memaparkan sedikit mengenai اختبارت الترجمة ( Tes-tes tarjamah).

II.                RUMUSAN MASALAH
A.    Apa pengertian اختبارت الترجمة ?
B.     Apa saja macam-macam tarjamah ?
C.     Apa saja macam-macam اختبارت الترجمة ? dan bagaimana penjelasannya !

III.             PEMBAHASAN
A.    Pengertianاختبارت الترجمة                
اختبارت الترجمةyaitu tes menerjemahkan. Menyalin atau memindahkan dari suatu bahasa kebahasa lain. Kata tarjamah sendiri berasal dari bahasa arab, yakni ترجمةyang mengandung arti menjelaskan dengan bahasa lain atau memindahkan makna dari satu bahasa ke dalam bahasa lain. Secara garis besar penerjemahan terbagi dalam tiga kategori 1. Penerjemahan intralingual, yaitu penerjemahan yang terjadi dalam bahasa yang sama. 2. Penerjemahan interlingual, yaitu penerjemah dari satu bahasa kedalam bahasa lainnya. 3. Penerjemahan intersemiotik, yaitu penerjemahan kedalam bentuk lain, seperti translate dalam suatu film, musik.[1]

B.   Macam-macam ترجمة
Menterjemah ada bermacam-macam, dapat dilihat dari berbagai hal :
1.      Tarjamah berdasarkan bentuknya ada 2 macam yaitu :
a.       Dari bahasa asli ke bahasa tujuan
b.      Dari bahasa tujuan ke bahasa asli
2.      Tarjamah berdasarkan tema, yaitu :
a.       Tarjamah sastra
b.      Tarjamah bisnis
c.       Tarjamah pemerintahan
d.      Tarjamah keilmuan atau ilmiah, dll
3.      Tarjamah berdasarkan medianya (وسيلة), yaitu :
a.       Tarjamah yang asalnya itu lewat pendengaran kemudian diterjemahkan langsung secara lisan.
b.      Tarjamah yang bahasa aslinya tertulis kemudian diterjemahkan langsung secara lisan.
c.       Tarjamah yang bahasa aslinya lewat pendengaran kemudian diterjemahkan secara tertulis.
d.      Tarjamah yang bahasa aslinya tertulis kemudian diterjemahkan secara tertulis juga.
C.     Macam-macam اختبارت الترجمة
Dalam ikhtibar tarjamah memiliki beberapa macam, diantaranya sebagai berikut:
1.     اختبار الترجمة من الغة الآجنبية(tes tarjamah dari bahasa asing)
Di negara-negara Arab umumnya tes tarjamah itu berupa tarjamah dari bahasa asing ke bahasa Arab. Bacaan bisa lewat pendengaran dan tulisan. Misalkan menerjemah dari bahasa inggris ke bahasa arab.
dalam tes ini siswa diberikan bacaan dalam bentuk tulisan atau audio. Setelah itu siswa menerjemahkannya dari bahasa inggris ke bahasa arab. Seperti contoh:
a.       ‘I want to sleep’ menjadi اريد النوم
b.      ‘saya pergi ke pasar’ menjadi اذهب الى السوق

2.     اختبار الترجمة من للغة الام (tes tarjamah dari bahasa asli)
Tes ini kebalikan dari tes bahasa asing dalam bentuknya. Maksudnya tes ini lebih sulit dari ikhtibar yang pertama. Kadang-kadang bacaan berbahasa arab ini berupa makalah, paragraf, kalimat. dalam tes ini siswa diberikan bacaan dalam bentuk tulisan atau audio. Setelah itu siswa menerjemahkannya dari bahasa arab ke bahasa inggris. Seperti contoh:
a.       سأرجع الى البيت  menjadi ‘I Want to go home’
b.      Saya pergi ke perpustakaan setiap hari menjadi
اذهبإلىالمكتبةكليوم

3.     اختبار الترجمة التخصصية (tes tarjamah khusus)
Dalam ikhtibar tarjamah ini tes berupa tema yang ditentukan. Dalam tes ini siswa diberikan bacaan sesuai tema. Kemudian siswa menerjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Seperti contoh:
ابي الفلاّ ح
هو مشغول في المزرعة هو يذهب صبا حا باكرا ويزرع فيها الارزّ والفواكه هو يعمل كل يوم بسرور و اعماله نافعة لانفسهم والمجتمع جميعا.


4.     العامةاختبار الترجمة (tes tarjamah umum)
Tes ini tidak sama dengan tes khusus, maksudnya adalah tidak dituntut secara khusus mengenai terjemahnya. Dalam tes ini siswa diberikan teks bacaan dengan  tema bebas. Seperti contoh:


الهوايات وأنواعها
انا خا لد, انا طالب فى المدرسة"دارالعلوم"الثانوية الآسلامية، اجلس فى الصف العا شر. لي هوا ية كثيرة. منها لعب كرة القدم وكرة اليد وكرة السلة والقراءة والرحلة والمراسلة,اذهب الي مكتبة المدرسة كل يوم. احب ان اقرأ الكتب والجرا ئد او المجلا ت الاسلامية.

5.     اختبار الترجمة الفورية (tes tarjamah secara langsung)
Disini siswa mendengarkan bacaan kemudian menterjemahkan langsung secara lisan. Artinya antara soal dan jawaban dilakukan secara langsung.
Tes ini bisa menggunakan salah satu cara berikut :
a.       Murid mendengarkan bacaan dari guru secara langsung atau dari kaset dan siswa harus menterjemahkan langsung secara lisan.
b.      Murid mendengarkan bacaan dari guru secara langsung atau dari kaset dan harus menjawabnya secara tertulis.

6.     اختبار الترجمة التتبعية (tes tarjamah secara berurutan)
Tes tarjamah secara berurutan menyerupai tes langsung, maksudnya teks secara lisan dan tarjamah secara tulisan. Perbedaan yang mendasar antara tes langsung dengan tes berurutan adalah pada waktunya. Maksudnya, tes tarjamah langsung itu dilakukan dalam waktu yang langsung antara teks dan tarjamah, sedangkan tes tarjamah berurutan adalah guru menyelesaikan dulu teks bacaan sampai selesai kemudian siswa disuruh menterjemahkannya (baik secara lisan maupun tertulis).

7.     اختبار الاختيار من متعد د (tes pilihan ganda)
Dalam tes ini siswa diberi soal, kemudian siswa memilih salah satu jawaban yang tepat dari beberapa pilihan yang diberikan.[2]

Seperti contoh :
١ .ما المعنى"قَرَأَ مُحَمَّدٌ القُرْآن"
a.       Muhammad makan nasi
b.      Muhammad bermain bola
c.       Muhammad membaca Al Qur’an


IV.             PENUTUP
Ikhtibarat at tarjamah yaitu tes untuk mengetahui kemampuan menerjemah siswa. Macam-macam ikhtibarat at tarjamah diantaranya adalah tes tarjamah dari bahasa asing, tes tarjamah dari bahasa asli, tes tarjamah khusus, tes tarjamah umum, tes tarjamah secara langsung, tes tarjamah secara berurutan, dan tes tarjamah pilihan ganda.
Demikianlah makalah yang dapat kami paparkan, kamimenyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari segi isi maupun penulisan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif dinantikan pemakalah demi perbaikan makalah berikutnya.Dan semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan kita dan bermanfaat bagi kita semua. Atas perhatiannya, pemakalah menyampaikan terima kasih.













DAFTAR PUSTAKA

Al Farisi, M. Zaka, Pedoman Penerjemahan Arab Indonesia, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2011 .
Ali, Muhammad Al khuli, al-ikhtibarat al lughowiyah, Dar Al Falah, 1996.


[1]M. Zaka Al Farisi, Pedoman Penerjemahan Arab Indonesia, (Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2011 ), hlm. 21-22
[2]Muhammad Ali Al-Khuli, Ikhtibarot Al-Lughowiyah, (Daar Falah, 2000), hlm. 158-178
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar